Rabu, 18 Maret 2015

Tugas Ilmu Budaya Dasar - Manusia dan cinta kasih (Tri Sarwanto Npm 1A414845)



1. Cinta Kasih
            Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih. Walaupun cinta kasih memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan kelurga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhanya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahNya, dan berpegang teguh pada syariatNya.
            Pengertian tentang cinta dikemukakan juga oleh  Dr. Sarlito W. Sarwono, dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu: keterikatan. Keintiman, dan kemesraan. Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, kalau janji dengan dia harus ditepati. Unsur yang kedua adalah keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan, sayang dan sebagainya.Makan minum dari satu piring, cangkir tanpa rasa risi, pinjam meminjam baju, saling memakai uang tanpa rasa berhutang, tidak saling menyimpan rahasia dan lain-lainya. Unsur yang ketiga adalah kemesraan, yaitu adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang,dan seterusnya.

2. 3 unsur tentang Cinta
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya WJS Poerwadarminta. Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada). Ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai menaruh belas kasihan.
cinta memiliki 3 unsur
pengertian cinta menurut Dr sarlito w sarwono bahwa cinta memiliki 3 unsur yaitu
1.keterikatan
adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia
2.keintiman
adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak
ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua
3.kemesraan
adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.
Didalam kitab suci Al Quran ditemui adanya fenomena cinta yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, rasulallah dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat rendah adanya cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.

2. 3 Tingkatan Cinta dan Berbagai Bentuk Cinta
Menurut kamus umum bahasa indonesia karya w.j.s. poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka(kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tetarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka(sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta memegang peran yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat, dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antar manusia dengan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahnya, dan berpegang teguh pada syariatnya.
-Cinta memiliki tiga tingkatan, yaitu tinggi, menengah dan rendah.
-Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada tuhan.
-Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orangtua, anak, saudara, istri atau suami dan kerabat.
-Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.Contoh :Menurut ibnu al-arabi
Mari kita simak pendapat Ibnu al-arabi (tokoh filosofo islam) mengenai rasa cinta. Ibnu al-araby membagi cinta pada 3 tingkatan, yaitu:
1.Cinta Natural. cinta ini bersifat subjektif, kita lebih mementingkan keuntungan diri sendiri. Contohnya, kita dapat mencintai seseorang karna dia telah menolong kita, berbuat baik pada kita. Seperti cintanya seekor kucing pada majikannya karna telah merawatnya.
2.Cinta Supranatural. Cinta ini brsifat objektif, tanpa pamrih. dimana kita akan mencintai seseorang dengan tulus tanpa mengharapkan timbal balik walau masih ada muatan subjektif. Contohnya seperti cintanya seorang ibu pada anaknya, ia rela berkorban apapun dan bgaimanapun caranya demi kebaikan anaknya walaupun tanpa ada balasan (rasa cinta) dari anaknya tersebut. Pada tingkat inilah kita akan mulai memahami pepatah yang menyabutkan “CINTA TAK HARUS MEMILIKI”
3.Cinta Ilahi. Inilah kesempurnaan dari rasa cinta. Kita tidak hanya akan mendahulukan kepentingan objek yand kita cintai,. Lebih dari itu, ketika kita telah mencapai tingkatan ini kita tidak akan lagi melihat diri kita sebagai sesuatu yang kita miliki, penyerahan secara penuh, sirnanya kepentingan pribadi. Kita merasa bahwa apapun yang kita miliki adalah milik objek yang kita cintai.

4. Cinta Menurut Ajaran Agama
 A. Definisi Cinta
            Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa dijangkau dengan kalimat dan sulit diraba dengan kata-kata. Ibnul Qayyim mengatakan: “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri
  •    Menurut islam
            Di antara para ulama ada yang membagi cinta menjadi dua bagian dan ada yang membaginya menjadi empat. Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdulwahhab Al-Yamani dalam kitab Al-Qaulul Mufid fi Adillatit Tauhid (hal. 114) menyatakan bahwa cinta ada empat macam, yaitu:
1. Cinta ibadah.
            Yaitu mencintai Allah dan apa-apa yang dicintai-Nya, dengan dalil ayat dan hadits di atas.
2. Cinta syirik.
            Yaitu mencintai Allah dan juga selain-Nya. Allah berfirman, “Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)
3. Cinta maksiat.
           Yaitu cinta yang akan menyebabkan seseorang melaksanakan apa yang diharamkan Allah dan meninggalkan apa-apa yang diperintahkan-Nya. Allah berfirman, “Dan kalian mencintai harta benda dengan kecintaan yang sangat.” (Al-Fajr: 20)
4. Cinta tabiat.
            Seperti cinta kepada anak, keluarga, diri, harta dan perkara lain yang Idibolehkan. Namun tetap cinta ini sebatas cinta tabiat. Allah  berfirman dalam surat Yusuf ayat 8
,“Ketika mereka (saudara-saudara Yusuf ‘alaihis salam) berkata: ‘Yusuf dan adiknya lebih dicintai oleh bapak kita daripada kita.”

5.Macam-macam cinta
            Di antara para ulama ada yang membagi cinta menjadi dua bagian dan ada yang membaginya menjadi empat. Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdul wahhab Al-Yamani dalam kitab Al-Qaulul Mufid fi Adillatit Tauhid (hal. 114) menyatakan bahwa cinta ada empat macam:
Pertama, cinta ibadah.
            Yaitu mencintai Allah dan apa-apa yang dicintai-Nya, dengan dalil ayat dan hadits di atas.
Kedua, cinta syirik.
            Yaitu mencintai Allah dan juga selain-Nya.
Berfirman Allah:
“Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)
Ketiga, cinta maksiat.
            Yaitu cinta yang akan menyebabkan seseorang melaksanakan apa yang diharamkan Allah dan meninggalkan apa-apa yang diperintahkan-Nya. Allah berfirman:
“Dan kalian mencintai harta benda dengan kecintaan yang sangat.” (Al-Fajr: 20)
Keempat, cinta tabiat.
            Seperti cinta kepada diri sendiri, anak, keluarga, diri, harta dan perkara lain yang dibolehkan. Namun tetap cinta ini sebatas cinta tabiat. Allahberfirman:
“Ketika mereka (saudara-saudara Yusuf ‘alaihis salam) berkata: ‘Yusuf dan adiknya lebih dicintai oleh bapak kita daripada kita.” (Yusuf: )
Jika cinta tabiat ini menyebabkan kita tersibukkan dan lalai dari ketaatan kepada Allah sehingga meninggalkan kewajiban-kewajiban, maka berubahlah menjadi cinta maksiat. Bila cinta tabiat ini menyebabkan kita lebih cinta kepada benda-benda tersebut sehingga sama seperti cinta kita kepada Allah atau bahkan lebih, maka cinta tabiat ini berubah menjadi cinta syirik.

6. Kasih sayang
            Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang  ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan muda-mudi (pria-wanita) bila diakhiri dengan perkawinan, maka didalam rumah tangga keluarga muda itu bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya,  saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang  bulat dan utuh.Bila salah satu unsur kasih sayang hilang, misalnya unsur tanggung jawab, maka retaklah keutuhan rumah tangga itu. Kasih sayang yang tidak disertai kejujuran, terancamlah kebahagian rumah tangga itu.

7. Kemesraan
            Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.

Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
  • Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
  • Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
  • Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya
8. Pemujaan
            Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti , nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.
Cinta kepada Rasul, yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta,menduduki peringkat kedua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya. Seorang mukmin yang benar-benar beriman dengan sepenuh hati akan mencintai Rasulullah yang menanggung derita dakwah Islam, berjuang dengan penuh segala kesulitan sehingga Islam tersebar di seluruh penjuru dunia, dan membawa kemanusiaan dari kekelaman, kesesatan menuju cahaya petunjuk.

9. Belas Kasihan
            Dalam cinta sesama ini dipergunakan istilah belas kasih, karena cinta disini bukan karena cakapnya, kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaanya. Penderitaan ini mengandung arti luas. Mungkin tua, sakit-sakitan, yatim piatu, penyakit yang dideritanya,dan sebagainya. Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berakhlak, manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia menggugah potensi belas kasihnya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah.

10. Cinta Kasih Erotis
            Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antara orang-orang yang sama-sama sebanding, sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadap orang-orang yang lemah tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara kedua jenis tersebut, Kedua-duanya mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas kepada seseorang saja. Berlawan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat bersifat ekslusif, bukan universal, dan juga barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.

11.(PUISI) – KASIH SAYANG : TRI SARWANTO
 
Kasih sayang adalah sebuah perasaan,                                                                            bukan sebuah kiasan kata yang hanya bisa diungkapkan dengan kata (AKU SAYANG KAMU NURUL AMBIA )                                                                                           tetapi dengan sebuah pengorbanan yang tulus bukan diambil dari sebuah 1 kata kecil yang disebut KASIH SAYANG                                                                                      melindungi dan menjaga,seperti sebuah kulit telur yang melindungi telurya   walaupun tidak mendapat apa-apa tetapi…..                                                                               mereka bilang itu indah…
ikuti kata hati ikuti takdir diri                                                                                    KASIH SAYANG adalah dari hati,bukan bualan bibir sendiri


SUMBER :
http://mahisaajy.blogspot.com/2011/02/3-tingkatan-cinta-dan-berbagai-bentuk.html

Rabu, 11 Maret 2015

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR KEMANUSIAAN DAN KEBUDAYAA



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRoEOH_Y-HBdNBnVyrZ0qd2UluwPKMRMlHtFjhT6u8EXBOKFM7SCNoifM8aoubP9p32qGscsAQV9VCIWXcSpYEFlswKolctICivJCn2BkyHjooEF9Ay7DhGZRG0ugAAWM1aZH3AT8oIxW1/s1600/senyum.jpg              1.Manusia
Pengertian manusia. Definisi manusia. Pengertian manusia menurut para ahli. Arti manusia. Manusia adalah. Definisi manusia menurut para ahli. Pengertian tanggung jawab menurut para ahli.
Manusia. Pengertian agama menurut para ahli. Konsep manusia. Apa itu manusia. Definisi agama menurut para ahli. Defenisi manusia. Manusia menurut para ahli.
Pengertian manusia menurut ahli. Pengertian manusia menurut agama. Pengertian manusia dan agama. Pengertian manusia menurut aristoteles. Pengertian manusia menurut ilmu pengetahuan. Definisi manusia menurut aristoteles. Pengertian manusia secara umum.
Definisi tanggung jawab menurut para ahli. Manusia menurut aristoteles. Pengertian manusia secara etimologi. Pengertian sains menurut para ahli. Makna manusia. Pengertian dari manusia. Apa yang dimaksud dengan manusia.
Arti manusia menurut para ahli. Konsep manusia menurut para ahli. Devinisi manusia. Pengertian tentang manusia. Tanggung jawab menurut para ahli. Pengertian konsep manusia. Menurut aristoteles manusia merupakan.
Pengertian makhluk hidup menurut para ahli. Definisi agama menurut para tokoh. Apa arti manusia. Definisi dinamika. Arti tanggung jawab menurut para ahli. Pengertian dinamika. Pengertian agama menurut ahli.
Apa pengertian manusia. Pengertian dimensi sosial. Pengertian etimologi. Definisi tentang manusia. 2 pengertian manusia menurut para ahli. Arti dari manusia. Definisi sains menurut para ahli.
Agama menurut para ahli. Pengertian agama. Penertian manusia. Manusia menurut ahli. Batasan manusia menurut para ahli. Pengertian manusia menurut. Pengertian jiwa menurut para ahli.
Pengertian sains menurut ahli. Apa yang di maksud dengan manusia. Apa yang dimaksud manusia. Konsep tentang manusia. Manusia menurut. Pengertian dimensi manusia. Defenisi manusia menurut para ahli.
Dinamika manusia. Pengertian akal menurut para ahli. Teori manusia menurut para ahli. Pengrtian manusia. Pengetian manusia. Manusia secara etimologi. Pegertian manusia.
Definisi manusia menurut ahli. Makalah konsep manusia. Konsep manusia menurut manusia. Pandangan tentang manusia menurut para ahli. Definisi makhluk hidup menurut para ahli. Terminologi manusia. Definisi konsep manusia.
Pengertian manusia menurut kbbi. Pengertian trias dinamika. Pengertan manusia. Pengertian manusia adalah. Trias dinamika. Definisi perdagangan orang menurut para ahli. Pengertian manusia secara etimologis.
Definisi agama. Definisi jiwa menurut para ahli. Manusia menurut plato. Konsep manusia menurut ilmu pengetahuan. Pengertian manusi. Pengertian manusia menurut bahasa. Difinisi manusia.
Pengertian manusia menurut ahli ekonomi. Pengertian manusia secara terminologi. Pengertian manusia secara etimologi dan terminologi. Etimologi manusia. Pengertian dimensi. Defenisi agama menurut para ahli. Pengertian manusia menurut plato.
Manusia sebagai makhluk terbuka. Pengertian dan definisi manusia menurut para ahli.

2.Hakikat Manusia
Manusia adalah salah satu mahluk ciptaan Tuhan YME,yang memiliki akal dan budi yang berkaitan dalam berbudaya sehari-hari . Akal manausia adalah kemampuan berpikir manusia sebagai kodrat.
Budinya yaitu akal juga atau arti lain bagian dari hati.
Bahasa Sanskerta Budi yaitu Budh yang artinya akal.Hal ini dilengkap oleh kamus Lengkap
Bahasa Indonesia Budi adalah bagian dari kata hati yang berupa paduan akal dan perasaan yang
dapat membedakan baik dan buruk.
Sedangkan manusia juga memiliki sebuah kebutuhan yang bersifat kebendaan,rohani,mental atau psikologis



3.Kepribadian Bangsa Timur
Jikalau kita membicarakan mengenai kepribadian, pasti yang terfikirkan oleh kita adalah karakter,ciri khas dan sebagainya. Dan ketika mendengar kata bangsa timur, pasti yang dimaksud adalah bangsa asia. Dengan demikian, kepribadian bangsa timur adalah keseluruhan cara bangsa timur (asia) untuk berinteraksi dengan bangsa lain seperti bangsa barat. Dan kepribadian yang dilakukan oleh bangsa timur tentunya hanya bisa diukur oleh bangsa timur itu sendiri atau dari bangsa barat. Contohnya ketika dengan orang yang dikenal ataupun tamu dari bangsa barat yang tentunya belum dikenal maka masyarakat bangsa timur selalu menyapa dan menebar senyum yang tentunya hal ini sangat jarang sekali dilakukan oleh bangsa barat sendiri dan banyak lagi contoh lainnya.
Kepribadian bangsa timur tentunya tercermin dari beberapa hal yang dilakukan oleh bangsa ini kepada bangsa yang lainnya. Dengan bangsa barat yang mengesankan perilaku bangsa timur berarti hal ini menunjukkan bahwa kepribadian bangsa timur adalah kepribadian yang membawa pengaruh positif. Apa sajakah yyang menjadi ciri khas kepribadian bangsa timur?Berikut penjelasannya. 
  • Yang pertama tentunya adalah dengan Sifat Ramah. Ketika bangsa lain datang berkunjung ke daerah bangsa timur tentunya sambutannya dengan sangat ramah sekali seperti dengan melontarkan senyum kepada orang pendatang dan tidak acuh kepada orang asing jika memerlukan bantuan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRoEOH_Y-HBdNBnVyrZ0qd2UluwPKMRMlHtFjhT6u8EXBOKFM7SCNoifM8aoubP9p32qGscsAQV9VCIWXcSpYEFlswKolctICivJCn2BkyHjooEF9Ay7DhGZRG0ugAAWM1aZH3AT8oIxW1/s1600/senyum.jpg
Senyum = keramahan
  • Kemudian kita juga bisa melihat kerpribadian bangsa timur dengan semangat Gotong Royong yang sangat tinggi. Ketika masyarakat mengadakan kerja bakti untuk membersihkan halaman lingkungan dimana mereka tinggal kemudian bersama-sama membangun tempat ibadah dan lain sebagainya merupakan salah satu perwujudan dari rasa kebersamaan untuk bergotong royong.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpe3blXgwoKJbpGWDVP0twpj3ETWtHnvK6GNkxhMnCMTOG9jSG-z4Nry1M996Hp3H_feeCtgsDJWN_Ms02o1xCDXs2lhbTW0oyHvV4keLJ4StjfheFjBppUDzFW8ZC-RDqnwl-0_CQFFYg/s1600/ak.jpg
Gotong royong = kebersamaan
  • Hal yang paling menonjol dari kepribadian bangsa timur adalah Rasa Menghargai dan Menghormati atas Kemajemukan baik itu dari bidang agama, seni dan budaya, ras,bahasa dan lain-lain. Secara keseluruhan bangsa-bangsa di Asia mempunyai toleransi yang sangat tinggi walaupun berbeda-beda. Contohnya dengan banyaknya tempat ibadah dari berbagai agama yang dibangun bahkan agama shinto yang dianut di Jepang pun ada, dan tidak ada pendiskriminasian terhadap salah satu agama minoritas. Walaupun isu-isu yang sedang menyerang bangsa timur dengan berbagai pemberitaan yang memecah kesatuan dan persatuan bangsa timur namun tidak menyebabkan permusuhan dan perpecahan yang mendalam karena diselesaikan dengan cara yang baik-baik.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEBvdINn0rPs32iUhD8vqOL4sc7s2b-_DKBKCwMdHtNiOKITEyAwNtLA6Hnfu16ABCq48jKt-xPYCNkuhija9xosNwDx7vYeqdo2-mU9QmPbCiiulaK_b5YyOU7XIG1K44MZxYa1cnWFBV/s1600/sp.jpg
Sifat Menghormati
  • Rasa Tolong Menolong merupakan kepribadian bangsa timur yang sampai saat ini selalu menjadi kebiasaan orang-orang timur. Tentunya rasa tolong menolong ini diawali dengan adanya rasa kebersamaan dan rasa peduli sehingga akan menjadikan setiap bangsa timur seakan menjadi sebuah keluarga walaupun sebenarnya tidak satu keturunan keluarga.
Itulah beberapa kepribadian bangsa timur yang tentunya hal ini merupakan sifat atau kepribadian asli bangsa timur dan belum terkontaminasi oleh bangsa barat. Karena berdasarkan pengamatan saya, kepribadian bangsa timur mulai tergerus dengan seiringnya perkembangan zaman dan globalisasi. Contonya dengan adanya telepon genggam (handphone) membuat bangsa timur menjadi seorang yang acuh terhapad lainnya karena lebih mementingkan bermain handphone dan masih banyak contoh lainnya. Walaupun demikian kita juga  tak memungkiri akan budaya barat yang harusnya di contoh seperti kedisiplinan yang sangat tinggi terhadap waktu.
Dan Indonesia termasuk dalam bangsa timur, tentunya dari kepribadaian atau karakter yang sudah disebutkan tadi terdapat dalam kepribadian bangsa timur. Selain itu kepribadian yang sangatlah kental terhadap kepribadian bangsa Indonesia adalah Musyawarah untuk Mufakat. Hal ini merupakan kepribadian bangsa Indonesia yang tercantum dalam pancasila yaitu pancasila ke 4 yang berarti menunjukkan bangsa Indonesia, jikalau menghadapi suatu masalah bersama maka diselesaikan dengan cara musyawarah yang berasaskan kekeluargaan sehingga akan membentuk kebersamaan satu sama lain.
Berdasarkan penjelasan mengenai kepribadian bangsa timur dan sekilas mengenai kepribadian bangsa Indonesia seharusnya kita dapat memahami dan mengerti keaslian budaya bangsa kita sendiri dari segi karakter atau kepribadian sehingga kita akan menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Yang harusnya kita lakukan sebagai seorang mahasiswa adalah melestarikannya dengan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita katakan dengan semangat “AKU CINTA BUDAYA BANGSA”  *semangat berkobar-kobar*

4.PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

5.Unsur-Unsur Kebudayaan                                                                              
1.    Sistem  Religi  (sistem  kepercayaan).
Merupakan   produk   manusia   sebagai  homo   religieus.   Manusia   yang  memiliki kecerdasan  pikiran  dan perasaan  luhur, tanggap  bahwa di atas kekuatan  dirinya  terdapat kekuatan  lain yang maha besar. Karena itu manusia  takut, sehingga  menyembahnya   dan lahirlah  kepercayaan   yang  sekarang  menjadi  agama.
2.     Sistem  organisasi  kemasyarakatan.
Merupakan produk dari manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah, namun memiliki akal, maka disusunlah organisasi kemasyarakatan  dimana manusia bekerja  sama  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  hidupnya.
3.    Sistem  pengetahuan.
Merupakan   produk  manusia  sebagai  homo  sapiens.  Pengetahuan   dapat  diperoleh dari pemikiran  sendiri, disamping  itu didapat juga dari orang lain. Kemampuan  manusia mengingat-    ingat apa yang telah diketahui  kemudian  menyampaikannya   kepada  orang lain melalui bahasa. menyebabkan  pengetahuan  menyebar  luas. Lebih-lebih  bila pengetahuan  itu dibukukan,  maka penyebarannya  dapat dilakukan  dari satu generasi  ke generasi  berikutnya.
4.     Sistem  mata  pencaharian  hidup  dan  sistem-sistem  ekonomi.
Merupakan produk manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia  secara  umum  terus  meningkat,
5.     Sistem  Teknologi  dan  Peralatan.
Merupakan  produk dari manusia  sebagai homo faber. Bersumber  dari pemikirarmya yang  eerdas   dan  dibantu   dengan  tangannya   yang  dapat  memegang   sesuatu   dengan erat,manusia  dapat membuat  dan mempergunakan  alat. Dengan alat-alat ciptaannya  itulah manusia  dapat  lebih mampu  meneukupi    kebutuhannya  daripada  binatang
6.     Bahasa.
Merupakan   produk  dari  manusia  sebagai  homo  longuens.  Bahasa  manusia  pada mulanya  diwujudkan  dalam  bentuk tanda  (kode) yang kemudian  disempumakan   dalam bentuk  bahasa  lisan,  dan  akhimya  menjadi  bentuk  bahasa  tulisan.
7.     Kesenian.
index7Merupakan   hasil  dari  manusia  sebagai  homo  aestetieus.   Setelah  manusia   dapat mencukupi  kebutuhan  fisiknya, maka dibutuhkan  kebutuhan  psikisnya  untuk dipuaskan. Manusia  bukan  lagi semata-mata  memenuhi  kebutuhan  isi perut saja, mereka juga  perlu pandangan  mata  yang indah, suara yang merdu,  yang semuanya  dapat  dipenuhi  melalui kesenian,
Cultural-universal   tersebut,  dapat  dijabarkan  lagi  ke  dalam  unsur-unsur   yang  lebih kecil. Disebut kegiatan-kegiatan  kebudayaan  atau cultural   activity  Contoh cultural  universal pencaharian   hidup  dan  ekonomi,  antara lain mencakup  kegiatan-kegiatan   seperti  pertanian, peternakan,  sistem produksi,  sistem distribusi, dll. Cultural activity dapat dibagi lagi menjadi unsur-unsur   yang  lebih  kecil  lagi  yang  disebut  trait-complex.Misalnya     kegiatan  pertanian menetap   meliputi  unsur-unsur   irigasi,  sistem  pengolahan  tanah  dengan baiak, sistem hak milik atas tanah,  dan lain sebagainya. Selanjutnya trait-complex mengolah tanah dengan bajak,  akan dapat dipecah-pecah ke dalam unsur-unsur yang lebih kecil  lagi,misalnya hewan-hewan yang menarik bajak,teknik mengendalikan bajak, dan seterusnya. Akhimya sebagai unsur kebudayaanterkecil yang membentuktrait. adalahitems contoh, alat bajak terdiri dari gabungan alat-alat atau bagian-bagian yang lebih kecil lagi yang dapat dilepaskan, akan
tetapi pada hakekatnya merupakan suatu kesatuan.
Masalah lain yang juga penting tentang kebudayaan adalah wujudnya. Pendapat umum mengatakan. bahwa kebudayaan dapat dibedakan dalam dua bentuk wujudnya. Pertama, kebudayaan bendaniah (material) dengan ciri dapat dirasa saja. Kedua, kebudayaan rohaniah (spiritual) dengan ciri dapat dirasa saja.

6.WUJUD KEBUDAYAAN
Menurut Dimensi Wujudnya Kebudayaan terbagi menjadi 3 yaitu :
1.Komplex Gagasan, Konsep, dan Pikiran manusia.
Wjud ini di sebut sistem budaya, sifatnya absatrak tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya atau dengan kata lain dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan hidup.
2. Koplex Aktifitas.
Berupa aktifitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat kongkret dapat diamati atau di observasi. Wujud ini sering disebut sistem sosial.
3. Wujud sebagai Benda
Wujud manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai pengunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya, aktifitas karya manusia tersebut menghasilkan benda untuk berbagai keperluan hidupnya.kebudayaan dalam bentuk fisik yang kongkret bisa juga disebut kebudayaan fisik.
sumber Refrensi :
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

7.ORIENTASI NILAI BUDAYA
Kebudayaan sebagai karya mnusia yang memiliki sistem nilai.
Menurut C.Kluckhon dalam karyanya Variation in Value Orientation(1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, universal memiliki 5masalah pokok kehidupan manusia yaitu:
1.Hakekat Hidup manusia
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem : ada yang berusaha memadamkan hidup, adapula dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.
2.Hakekat karya Manusia
Setiap budaya hakekatnya berbeda-beda, diantaeanya da yang beranggapan bahwa kerya bertujuan untuk hidup, karya memeberikan kehormatan dan tahta, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
3.hakekat Waktu manusia
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada yang berorientasi pada masa kini, ada pula yang masa depan.
4.Hakekat alam manusia
Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengxploitasi alam dan memanfaatkan alam sebaik mungkin. Ada juga yang menganggap manusia harus selaras dengan alam dan menyerah pada alam.
5.Hakekat hubungan Manusia
Dalam hal ini da yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, adpula yang berpandangan individualis.
sumber Refrensi :

http://www.elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

8.perubahan kebudayaan

Perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan budaya dalam masyarakat yang berubah karena tidak adanya unsur-unsur kebudayaan yang tercapai yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
Contoh :
dalam berpertani yaitu hilangnya teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti dengan tehnik “Huller” di pabrik penggilingan padi.
Semua terjadi karena adanya unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam bertani. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.
Ada faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu:
a. Mendorong perubahan kebudayaan
b. Menghambat perubahan kebudayaan
Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :
1. Faktor intern
2. Faktor ekstern


9.Kaitan manusia dengan kebudayaan
Manusia dan kebudayaan adalah dua hal yang sangat erat dan berkaitan satu sama lain. Manusia di alam dunia inimemegang peranan dan dapat dipandang dari berbagai segi. Dalam ilmu sosial manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh sebuah  keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi). Manusia juga tidak dapat berdiri sendiri (sosialofi), Makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik), dan mahluk yang berbudaya





Sumber :
Dan sebagian di ambil dari sumber nyata