Selasa, 03 Oktober 2017

SISTEM INPUT / OUTPUT (I/0)

SISTEM INPUT / OUTPUT (I/0)

Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Pengertian Sistem Input (Masukan)
Pengertian input (masukan) yaitu energi yang dimasukkan ke dalam sistem dan menentukan keluaran sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Umumnya data yang diperlukan adalah sebagai masukan sistem yang diturunkan dari kebutuhan informasi. Agar data dapat diterima oleh komputer dengan baik, komputer memiliki peralatan yang berfungsi untuk hal ini yang disebut dengan input device. Input device (Perangkat Keras Masukan) adalah Perangkat untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda,yaitu disamping sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi. Contoh: Modem, Ethernet, ATM, PDA, kamera digital dll.

Terminal digolongkan menjadi :
-     -Intelligent terminal, mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali dan dapat diprogram oleh pemakai.
           Contoh: PC.
-      -Non intelligent terminal (dumb terminal), hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil  output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses.
          Contoh : Teleprinter.  
-   -Smart Terminal, mempunyai alat pemroses dan memori didalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali, tetapi tidak dapat diprogram oleh pemakai kecuali pabrik pembuatnya.
          Contoh : Calculator, Telepon.
 
Pengertian output (keluaran) 
Output (keluaran) yaitu hasil dari suatu proses atau aktifitas menerima data dari hasil pengolahan pada bagian pemrosesan. Tentu saja pada bagian ini diperlukan juga peralatan yang bekerja, dimana peralatan tersebut disebut dengan output device. Output device (Perangkat Keras Keluaran) Adalah Perangkat yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Berdasarkan bentuk
outputnya, unit output terdiri dari :
a.   Hardcopy device, alat yang digunakan untuk mencetak output ( misal: tulisan, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) pada media hard ( keras ) seperti kertas dan film. Contoh : Printer.
b.   Drive device, berupa alat yang digunakan untuk merekam atau menyimpan hasil output dapam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin, dan juga berfungsi sebagai alat output maupun alat input. Contoh : Flashdisk, Harddisk, Disket dan CD.
c.     Softcopy device, alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan ( kata, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) ke dalam sinyal elektronik. Contoh : Monitor, Alpha Numerik Display, Projector dan Speaker.

Input dan Output terbagi menjadi dua bagian, yaitu :
1.      Mekanisme I/O (alat input dan output) perangkat dari input dan output itu sendiri seperti keyboard, paper feeder, tape head dan sebagainya.
2.      Pengontrol I/O (I/O controller/system I/O) komponen yang mengatur aliran informasi antara perangkat I/O dan komputer.
 
Contoh I/O :
         Perangkat yang hanya berfungsi sebagai alat input,digolongkan menjadi alat input langsung dan alat inputtidak langsung
 Å¾ Alat input langsung Input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contoh :
Ø Keyboard.
Ø Pointing Devices, contoh : mouse, touch pad.
Ø Scanning Devices, contoh : barcode reader, scanner.
Ø Image Capturing dan Digitising Devices. Image Capturing Device, contoh : kamera digital,       webcams. Digitising Device, contoh : graphics tablets, digital notebook.
Ø Voice Recognizer, contoh : microphone. Alat Input tidak langsun Melalui media tertentu sebelum suatu inputdiproses oleh alat pemroses.
ž Keypunch Yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong).
ž Key-to-tape Yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses alat pemroses.
ž Key-to-disk Yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.
 
Sumber :
http://rekayasa-komputer.blogspot.co.id/2014/10/sistem-input-output-i0.html

Selasa, 15 Agustus 2017

Kontaktor NO NC 3 phasa

Relay dan Kontaktor (Relay and Magnetic Contactor)
Prinsipnya kerjanya adalah rangkaian pembuat magnet untuk menggerakkan penutup dan pembuka saklar internal didalamnya. Yang membedakannya dari kedua peralatan tersebut adalah kekuatan saklar internalnya dalam menghubungkan besaran arus listrik yang melaluinya.

Pemahaman sederhananya adalah bila kita memberikan arus listrik pada coil relay atau kontaktor, maka saklar internalnya juga akan terhubung. Selain itu juga ada saklar internalnya yang terputus. Hal tersebut sama persis pada kerja tombol push button, hanya berbeda pada kekuatan untuk menekan tombolnya

Saklar internal inilah yang disebut sebagai kontak NO (Normally Open= Bila coil contactor atau relay dalam keadaan tak terhubung arus listrik, kontak internalnya dalam kondisi terbuka atau tak terhubung) dan kontak NC (Normally Close= Sebaliknya dengan Normally Open). Seperti dijelaskan pada gambar dibawah ini.
 

dibawah ini merupakan diagram kontaktor NO NC star delta pada motor 3 phasa :

Minggu, 16 Juli 2017

Rancang instalasi GOR Olahraga


1. gambar skema instalasi denah GOR
 
  2.Wearing dan pengaplikasian simulasi instalasi GOR 
A.Sebelum MCB di On semua lampu dalam keadaan Off


   B. Setelah MCB ON Saklar R sebagai Pengatur Cahaya lapangan dinyalakan, Maka Setiap Saklar R akan Dapat menyalakan masing masing baris lampu yang sudah di seri.
 
 
C. Selanjutnya Saklar S yang juga tersambung dengan MCB dapat menyalakan Masing-masing      saklar Pada rangkaian ruangan pada bagian bawah, yang terdapat ruangan musholla,kantin, dll
 
D. Selanjutnya Saklar T yang juga tersambung dengan MCB dapat Menyalakan Lampu Pada       ruangan yang ada disebelah kanan Gambar, termasuk runagn Kamar mandi laki-laki dan perempuan dan Gudang.
 

 
E. Selanjutnya, Bila keadaan Lampu dari Saklar R S T dinyalakan semua, 
 Wearing di atas menggunakan software visio dan E-KTS

Sabtu, 06 Mei 2017

MOTOR STEPPER

FLOWCHART CW


                                                 PROGRAM MOTOR STEPPER
//sesuaikan dengan PIN yang dipasang
int IN1=8;                                  
int IN2=9;
int IN3=10;
int IN4=11;
int step = 100;
int delaytime=40; //makin kecil delay, makin cepat motor berputar
void setup(){
pinMode(IN1,OUTPUT);
pinMode(IN2,OUTPUT);
pinMode(IN3,OUTPUT);
pinMode(IN4,OUTPUT);
}
void loop(){
//maju 60;
for (int i=0; i<60; i++){
maju();
}
}
void maju(){
//step 4
step1();
delay(delaytime);
//step 3
step2();
delay(delaytime);
//step 2
step3();
delay(delaytime);
//step 1
step4();
delay(delaytime);
}
void mundur(){
//step 4
step4();
delay(delaytime);
//step 3
step3();
delay(delaytime);
//step 2
step2();
delay(delaytime);
//step 1
step1();
delay(delaytime);
}
void step1(){
digitalWrite(IN1,LOW);
digitalWrite(IN2,LOW);
digitalWrite(IN3,HIGH);
digitalWrite(IN4,HIGH);
}
void step2(){
digitalWrite(IN1,HIGH);
digitalWrite(IN2,LOW);
digitalWrite(IN3,LOW);
digitalWrite(IN4,HIGH);
}
void step3(){
digitalWrite(IN1,HIGH);
digitalWrite(IN2,HIGH);
digitalWrite(IN3,LOW);
digitalWrite(IN4,LOW);
}
void step4(){
digitalWrite(IN1,LOW);
digitalWrite(IN2,HIGH);
digitalWrite(IN3,HIGH);
digitalWrite(IN4,LOW);

Kamis, 19 Januari 2017

Tugas Ekonomi Teknik



Nama    : Tri Sarwanto
KLS      : 3IB04
NPM     : 1A41845

Soal-soal

1.  Berapakah jumlah interest yang harus dibayarkan atas pinjaman yang diambil ke Bank sebanyak   Rp.5,000,000,- pada tanggal 1 April 1985 dan dikembalikan pada tanggal 31 Maret 1990 dengan simple interest 15%?

Jawab :

Dik : P  = Rp.5,000,000.
         r   = 15%
         t   = 1800

         S = P ( 1+rt )
            = 5,000,000 ( 1 + (15% x 5))
            = Rp.8,750,000  

     2. Berapa besarkah dikembalikan tiap tahun suatu pinjaman sebesar Rp.20,000,000,- selama 8 tahun dengan bunga 12%?

Jawab :

Dik :   Nt  = Rp.20,000,000
           i     = 12%
           t     = 8 tahun
           i total  =  12% x 8 =  96%

           D  =  i% di bawah 100 x Nt
                =  96/100-96 x 20,000,000
                =  480,000,000

          NA  = NT + D =  20,000,000 + 480,000,000
                                  =  Rp.500,000,000

3. Buatlah suatu diagram ‘cash flow’ untuk pinjaman sebesar Rp.10,500,000,- menurut ‘simple interest 15% per-tahun selama 6 tahun. Berapakah ‘lump sum’ dibayarkan pada akhir tahun ke-6 itu?

Jawab :

F  = (F/P ; i% ; n)
F  = 10,500,000 ( F/P ; 15% ; 6 )
F  = P ( 1 + i% ) x n
F  = 10,500,000 ( 1 + 15 % ) ^ 6
F  = 10,500,000 ( 1,15 ) ^ 6
F  = 10,500,000 ( 2,313 )
F  = Rp.24,286,500

Jumat, 13 Januari 2017

Tugas DSK - Artikel Elektro


(1)
                                             Mengapa Jurusan Elektro

Sebelum masuk kejenjang pendidikan yang lebih tinggi,kita harus memiliki sebuah planning mulai dari bangku sd sampai dengan universitas pasti kita memiliki sebuah target untuk mencapainya. Ketika disaat masih berseragam saya mempunyai sebuah keingin bekerja menjadi seorang enginer, kemudian saya berfikir pendidikan yang lebih cocok untuk menjadi enginer yaitu tehnik elektro.
   Ketika saya mencapai di jenjang pendidikan smk,saya memilih jurusan tehnik yaitu jurusan listrik. Agar ketika saya melanjutkan ke jurusan teknik elektro saya sudah mempunyai dasar ilmunya. Kemudian setelah saya lulus saya melanjutkan di perguruan tinggi dengan memilih  jurusan teknik elektro, karena melanjutkan jurusan dari smk dan jurusan ini sudah menjadi tujuan saya setelah lulus dari smk.
    Teknik elekro adalah proses saya untuk menjadi seorang enginer sebuah jurusan yang sejak lama saya inginkan,karena itu sebuah pilihan yang harus saya usahakan dan membuat saya bertahan. Lulus dan menjadi sarjana tehnik elektro adalah target untuk saat ini, walaupun pencapaian sekarang masih kurang memuaskan tapi proses itu butuh belajar oleh karena itu belajar dan belajar menjadi sebuah kewajiban untuk saya.
   Saya igin tetap melanjutkan  pendidikan di jurusan elektro untuk menjadi bekal buat saya menjadi seorang enginer. Dengan itu setelah lulus dari jurusan ini saya akan melanjutkan planning saya dan sebuah tujuan akhir yaitu bekerja menjadi seorang enginer. Pekerjaan yang berasal dari jurusan yang saya cintai yaitu teknik elektro akan menjadi motivisi saya untuk lebih semangat bekerja.
  Setelah saya sudah mencapai karir yang saya inginkan yaitu menjadi seorang enginer. Tujuan saya kedepanya ingin mengembangkan apa yang saya pelajari, agar kelak apa yang saya dapat dan punya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Karena dunia yang sekarang,teknologi adalah sebuah pilihan kebutuhan untuk membantu dan memudahkan kegiatan manusia. 

(2)
https://www.tneutron.net/industri/dasar-sistem-kontrol/

ULASAN
 
Orientasi :


  Sejarah Perkembangan system kontrol merupakan hasil karya pertama yang penting dalam kontrol automatik adalah governor sentrifugal untuk pengontrolan kecepatan mesin uap yang dibuat oleh James Watt pada abad 18. Kemudian Hasil karya lain yang penting pada tahap awal perkembangan teori kontrol dibuat oleh Minorsky Pada tahun 1922,Nyiquist, Pada tahun 1932,Hazen Pada tahun 1934 karya Hazen.Kemdian Selama dasa warsa 1940-an, metode respons frekuensi memungkinkan ara insinyur untuk mendisain sistem kontrol linear berumpan-balik yang memenuhi persyaratan kinerja.Dari akhir tahun 1940 hingga awal tahun 1950, metode tempat kedudukan akar dalam disain sistem kontrol benar-benar telah berkembang.

Tafsiran :
 
  Pada bidang industri, proses manufaktur mempunyai sejumlah tujuan untuk mendapatkan hasil yang akan memuaskan permintaan ketelitian dan keefektifan biaya. Manusia mempunyai kemampuan untuk melaksanakan tugas dalam ruang lingkup yang luas, termasuk di dalamnya pembuatan keputusan. Beberapa tugas ini seperti mengambil benda dan berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya, sering dikerjakandengan cara yang biasa.

  Kontrol automatik telah menjadi bagian yang penting danterpadu dari proses-proses dalam pabrik dan industri modern. Misalnya,kontrol otomatis perlu sekali dalam kontrol numerik dari mesin alat-alat bantu di industri juga perlu sekali dalam operasi industri seperti pengontrolan tekanan, suhu,kelembaban, viskositas, dan arusdalam industri proses.

  Karena kemajuan dalam teori dan praktek kontrol automatik memberikan kemudahan dalam mendapatkan performansi dari sistem dinamik, mempertinggi kualitas dan menurunkan biaya produksi, mempertinggi laju produksi, meniadakan pekerjaan-pekerjaan rutin dan membosankan yang harus dilakukan oleh manusia, dan sebagainya, maka sebagian besar insinyur dan ilmuwan sekarang harus mempunyai pemahaman yang baik dalam bidang ini.

Evaluasi :
  
  Kurang banyak atau kurang komplit di materi yang menjelaskan tentang  Dasar Sistem Kontrolnya.Dan sedikit kurang lebih detail lagi di materi yang menjelaskan sejarah tentang perkembangan system kontrol.
 
Rangkuman :
 
  Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan tadi,disitu ada materi yang sangat jelas yaitu materi pemanfaatan Dasar System kontrol untuk dunia sekarangg yang telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi yang telah menjadi bagian yang penting dan terpadu dari proses-proses dalam pabrik dan industri modern.

  Kemudian kemajuan dalam teori dan praktek kontrol automatik memberikan kemudahan dalam mendapatkan performansi dari sistem dinamik, mempertinggi kualitas dan menurunkan biaya produksi, mempertinggi laju produksi, meniadakan pekerjaan-pekerjaan rutin dan membosankan yang harus dilakukan oleh manusia.